Mengintip Peluang Hasil Kerajinan Tradisional di Mata Dunia

Mengintip Peluang Hasil Kerajinan Tradisional di Mata DuniaIndonesia adalah bangsa besar yang terdiri dari ratusan kelompok etnis pada ribuan pulau. Masing-masing individu memiliki budaya dialek atau bahasa dan budaya tersendiri. Maka tidaklah mengherankan apabila kerajinan tradisional di seluruh kepulauan Indonesia termasuk keramik, ukiran kayu, art craft, dan pencelupan tekstil (batik), seni dan kerajinan hias akan mengundang siapapun untuk ikut terlibat, entah itu sebagai pemilik, pembeli, pembuat, atau penjual. Nilai craft asal Indonesia pun di nilai cukup menjanjikan.

Berikut ini adalah beberapa contoh kraft asal Indonesia yang begitu di sukai di mata dunia.

1. Batik.  Batik adalah kerajinan tradisional Indonesia dihormati oleh PBB dengan dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Budaya UNESCO. Batik merupakan teknik pewarnaan yang digunakan oleh seniman lokal pada tekstil untuk pakaian dan dekorasi art craft lainnya. Pewarnaannya manual dengan tangan diterapkan pada kain sutra dan katun, diselingi dengan lapisan lilin pada daerah yang dimaksudkan untuk menyangga corak warna. Batik umumnya populer di seluruh budaya Jawa, dan sering sekali dipakai untuk upacara resmi. Di masa lalu Pola di dalam kain akan menunjukkan peringkat si pemakai dalam masyarakat. Semakin tebal garis dan pola, semakin tinggi peringkat dalam masyarakat. Karena nilai art craft yang tinggi, orang orang asing dari belahan dunia manapun berlomba-lomba ingin memiliki batik. Batik pun kini merambah pada benda benda kria lain, seperti vas bunga, sepatu, tas, dsb.

2. Wayang. Wayang adalah boneka yang dibuat oleh pengrajin Indonesia yang didasarkan atas teater boneka wayang, dan umumnya dihasilkan dari dua jenis teater tradisional yang membackup pembuatan wayang tersebut berdasarkan tipe bentuknya. Tipe pertama adalah wayang kulit, atau wayang kulit, kerajinan teater dari Jawa Tengah yang bila ditelusuri kembali setidaknya berusia seribu tahun dan awalnya dibuat dengan kulit. Masih digunakan sampai sekarang, wayang ini bentuknya datar dan dimanipulasi di balik layar putih dengan cahaya hitam. Tipe kedua adalah wayan golek, wayang batang yang diukir dari kayu Acacia, kemudian tangan dicat dan mengenakan pakaian batik. Wayang Golek masih digunakan di Indonesia kontemporer. Nilai dari wayang sebagai nilai ekspor tentu saja sangat tinggi, karena mencerminkan identitas bangsa dari sisi budaya.

3. Ukiran. Ukiran kayu adalah kerajinan tangan-ukiran tradisional yang ditemukan di berbagai budaya di Indonesia dan dibuat oleh pengrajin. Jawa dan Bali merupakan penghasil gambar ukiran kayu yang populer yang menarik minat banyak pengunjung ke Indonesia hanya sekedar ingin beroleh hasil ukiran saja. Bentuknya Tiga-dimensi, berkisi-seperti relief dari kota Jepara dan ukiran primitif dari suku Irian Jaya juga dalam permintaan besar pasar dunia. Ukiran Kontemporer Bali juga peminatnya berlipat, ukiran kontemporer. Beberapa ukiran kayu tradisional di Indonesia termasuk tiang totem, senjata, peralatan dan patung-patung. Seperti boneka wayang, kayu-ukiran topeng roh digunakan dalam tarian tradisional dan upacara. Jenis-jenis kayu yang digunakan adalah kayu hitam, jati, mahoni, kayu ulin dan kayu cendana wangi. Nah, artinya Anda yang ingin bergerak dalam bisnis ini juga bisa bergerak dalam bisnis penyediaan bahan.

4. Keramik. Keramik di seluruh Asia memang berutang pada Cina, tempat kelahiran tembikar dan seni keramik, yang bisa ditanggalkan kembali ke tahun 205 SM. Namun, akulturasi keramik pada Indonesia keramik dinilai lebih mahal karena bukan lantas dari nilai sejarah, tapi tingginya nilai seni yang ada di dalamnya. keramik Kontemporer Indonesia ini tersedia dalam berbagai bentuk yang bermanfaat bagi keperluan rumah tangga, bahkan menjadi hiasan yang indah. Gerabah Lombok begitu populer bagi pengunjung asing yang datang ke Indonesia, seperti terra cotta tembikar dari desa kosongan.

Bagaimana Memasarkan Artcraft Anda

Ini zaman internet loh. Apa saja sudah diupayakan menjadi lebih mudah mempertemukan pengrajin dengan pasar. Salah satu tempat popular tempat para bisnismen crafting ini menjual hasil bisnisnya untuk potensi ekspor adalah Indonetwork.net.  Cukup bersenjatakan googletranlate, dan situs network yang juga di kunjungi calon pembeli serius di luar negeri. Anda berkesempatan menjual apapun hasil crafting asal Indonesia. Entah sebagai perajin, sebagai pemberi bahan baku, atau sebagai makelar alias pedagang murni, yang mempertemukan hasil craft dengan calon pembeli serius dari luar negeri. Cepat, tangkap bagian Anda dari 1.5 – 3 Milliar dollar itu.

Share Kabar UKM: Facebook5Twitter14Google+0LinkedIn0Pinterest0tumblrEmail

Kabar UKM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *