Cara Sukses Beternak Kenari F1

Cara Sukses Beternak Kenari F1

Kenari merupakan jenis burung yang booming di Indonesia. Populernya burung ini karena begitu mudah ditangkarkan dan diperlombakan di tingkat daerah dan nasional. Sehingga, pemilik burung akan mendapatkan tambahan pendapatan dari burung tersebut. Pendapatan itu di hasilkan dari hasil dua jalur. Jalur yang pertama di dapatkan dari hasil budidaya burung itu. sedangkan jalur pendapatan kedua di dapatkan dari uang yang diterima ketika memenangkan lomba.

Dalam budidaya kenari ini, peternak harus mengetahui beberapa istilah yaitu F1, F2, F3 dan seterusnya. Istilah “F” dalam beternak kenari adalah keturunan. Jadi, F1 adalah burung kenari keturunan pertama. F2 adalah keturunan kedua. Begitu juga seterusnya. Itu merupakan langkah awal beternak kenari. Dengan mengetahui istilah tersebut, peternak akan lebih mudah untuk melakukan langkah selanjutnya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi suksesnya beternak kenari

Dalam beternak kenari, ada beberapa faktor yang harus peternak perhatikan. Manfaat dari factor itu adalah menghindari akan gagalnya beternak kenari. Segala sesuatu ada cara tersendiri untuk bisa sukses. Begitu juga dengan beternak kenari, peternak harus mengetahui beberapa factor yang ada. Diantara faktor tersebut adalah :

1. Usia

Faktor pertama yang harus diperhatikan adalah usia dari burung kenari. Dalam beternak kenari dibutuhkan usia yang ideal. Tujuannya, supaya hasil yang didapatkan baik dan memuaskan. Sebagus apapun burung tersebut jika usianya bukan usia ideal maka hasilnya pun kurang memuaskan. Usia ideal dalam beternak kenari adalah 6 bulan untuk kenari betina. Sedangkan untuk kenari jantan usianya 8 bulan. Artinya usia tersebut merupakan usia yang tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda.

Kategori usia di atas adalah untuk kenari kecil. Sedangkan untuk kenari besar seperti Yorkshire adalah 1 tahun. Sebab, kenari besar mengalami turunan yang sedikit lambat. Sehingga, usianya lebih tua dari yang kecil. Jika anda menginginkan kenari tersebut juga untuk diperlombakan maka kenari kecil pilihannya. Dengan postur tubuh yang kecil akan membuat kenari tersebut sering bernyanyi. Walhasil, ketika di perlombakan akan berpeluang untuk menang.

2. Makanan

Dalam beternak kenari F1, makanan juga merupakan faktor penentu suksesnya. Kebanyakan orang beternak kenari dengan memberikan makanan tanpa melihat keinginan dari burung, mereka memberi makanan dalam jumlah banyak supaya burung itu tumbuh bagus. Selain itu juga, memberi makanan dengan efek obat-obatan yang mahal.

Cara di atas merupakan cara yang kurang tepat dalam beternak kenari. Apalagi, kenari F1 merupakan turunan pertama yang nantinya akan berpengaruh kepada keturunan selanjutnya. Makanan yang tepat untuk kenari adalah makanan yang sesuai kadar standar burung tersebut. Setiap kenari memiliki kadar tersendiri. Maka dari itu, peternak harus melihat seberapa besar kadar makanan yang dibutuhkan kenari. Juga, kadar gizi dan nutrisi dari makanan tersebut. Dengan hal ini, kenari tidak merasa tertekan dengan makanan dan hasilnya pun akan memuaskan.

3. Kandang burung

Biasa peternak kurang memperhatikan hal yang sepertinya terlihat kecil, seperti kondisi kandang. Makhluk apapun akan merasa tenang dan tentram ketika tempat tinggalnya menyenangkan. Begitu juga dengan burung. Mereka akan merasa tenang jika peternak memperhatikan kondisi kandangnya. Adapun kondisi kandang adalah terhindar dari serangan serangka, tikus dan sejenisnya. Dengan keberadaaan pengganggu itu kenari merasa terganggu dan tidak nyaman.

Untuk menghindari adanya serangan itu maka kandang harus menempel ke dinding. Kemudian, pada dinding di kelilingi kapur ajaib. Cara ini dilakukan agar hewan sejenis serangga tidak bisa mengganggu. Usahakan kapur ajaib itu di kelilingi dalam jarak yang tidak dekat. Tujuannya, supaya kenari tidak terganggu dengan keberadaannya.

 

Proses beternak kenari F1

Langkah ini merupakan langkah selanjutnya agar dalam beternak kenari menjadi sukses. Proses ini merupakan penyatuan antara kenari jantan dan betina. Ketika keduanya di dekatkan, di usahakan kenari jantan menabrak kenari betina hingga menggelempar. Itu merupakan pertanda kenari betini minta kawin. Kemudian, pada saat sore hari, keduanya di usahakan tidur berdekatan. Waktu yang paling tepat untuk proses ini adalah sore hari. Sebab, pada saat malamnya keduanya akan rukun dan paginya akan berjodoh.

Share Kabar UKM: Facebook18Twitter11Google+0LinkedIn0Pinterest0tumblrEmail

Kabar UKM

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *